" Jika cinta itu LOOPING while (Love) { withYouForever(); protectYou(); lovingYou(); makeYouHappy(); eternalLove(); }"

 

Rabu, 11 Juni 2014

Winrar Crystal

0 komentar
 
Winrar crystal adalah software yang berfungsi untuk mengcompress ukuran file atau documen menjadi lebih kecil. Software ini dapat mencompress file yang berformat RAR, ZIP, CAP, ARJ, LZH, ACE, 7-ZIP, TAR, Gzip, UUE, JAR, ISO, dan Z.

Selain itu, Winrar Crystal ini dapat mengamankan file dari serangan virus.

Untuk mendapatkan software anda tinggal klik saja link di bawah ini :

Semoga bermanfaat , , ,

Senin, 02 Juni 2014

Kasus Pelanggaran Dalam Etika Sistem Informasi

0 komentar
A. Pengertian

Teknologi Sistem Informasi ( TSI ) atau Technology Information System adalah teknlogi yang tidak terbatas pada penggunaan sarana komputer, tetapi meliputi pemrosesan data, aspek keuangan, pelayanan jasa sejak perencanaan, standar dan prosedur, serta organisasi dan pengendalian sistem catatan ( informasi ).

Dalam bidang teknologi informasi, tentunya etika menjadi sangat penting khususnya di era informasi seperti sekarang ini. Pada pelaku dunia IT harus mengetahui etika dalam penggunaan Teknologi Sistem Informasi.
Terdapat 2 macam etika :
    • Etika Deskriptif
Adalah etika yang menelah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai suatu yang bernilai. Etika deskriptif berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan realitas yang membudaya serta dikaitkan dengan kondisi tertentu yang memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis. Etika Deskriptif juga merupakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku atau sikap yang mau diambil.
    •  Etika Normatif
Adalah etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah dan norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.

a.         Etika dalam Sistem Informasi
Seperti yang kita ketahui perkembangan dunia IT berlangsung sangat cepat. Dengan pekembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup manusia. Banyak hal yang menggiurkan manusia untuk dapat sukses dalam bidang it tetapi tidak cukup dengan mengandalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu, teknologi dan kehidupan. Banyak ahli telah menemukan bahwa teknologi mengambil alih fungsi mental manusia, pada saat yang sama terjadi kerugian yang diakibatkan oleh hilangnya fungsi tersebut dari kerja mental manusia. Perubahan yang terjadi pada cara berfikir manusia sebagai akibat perkembangan teknologi sedikit banyak berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma dalam kehidupannya. 

Masalah etika juga mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.

b.    Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi ijin untuk melakukannya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan denganemail pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya

c.    Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan membahayakan. Sebuah kasus akibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller. Akibatnya, kartu asuransinya tidak bisa digunakan dan bahkan pemerintah menarik kembali cek pensiun sebesar $672 dari rekening banknya. Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.

d.   Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).

e.    Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.

f.     Paten
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.

g.    Rahasia Perdagangan
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.

h.    Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan. Teknologi informasi malah tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semua pihak.

B. Faktor – faktor yang mempengaruhi pelanggaran Etika


  • Kebutuhan Individu
  • Tidak ada pedoman
  • Perilaku dan kebiasaan individu
  • Pengaruh lingkungan

C. Contoh kasus yang pernah terjadi
a.    Kasus pelanggaran etika dalam dunia maya dan teknologi informasi

Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer-komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Alasannya: Seiring perkembangan internet yang benar-benar pesat dan diiringi perkembangan security dan underground,ada banyak kemungkinan yang terjadi diantaranya adalah:

  1. Wanna Be A Hacker ( ingin menjadi seorang hacker ).
  2. Mendapatkan popularitas.
  3. Ingin mendapat pujian.

Solusi: Melalui sosialisasi yang tepat dan strategi yang baik, keberadaan para individu hacker yang berkembang di masyarakat dapat dijadikan sebagai sebuah kesempatan untuk meningkatkan kinerja keamanan beraneka ragam sistem komputer yang dimiliki oleh masyarakat, agar tidak terhindar dari serangan dan penetrasi pihak luar yang dapat merugikan bangsa dan negara.

b. Pelanggaran Hak Cipta di Internet
 
Seseorang dengan tanpa izin membuat situs penyayi-penyayi terkenal yang berisikan lagu-lagu dan liriknya, foto dan cover album dari penyayi-penyayi tersebut. Contoh : Bulan Mei tahun 1997, Group Musik asal Inggris, Oasis, menuntut ratusan situs internet yang tidak resmi yang telah memuat foto-foto, lagu-lagu beserta lirik dan video klipnya.

Alasannya: Grup musik tersebut yang dapat menimbulkan peluang terjadinya pembuatan poster atau CD yang dilakukan pihak lain tanpa izin.

Solusi:Pelanggaran hak cipta secara online juga mencakup pembajakan DMCA, layanan internet perlindungan hak cipta yang sedang berlangsung, layanan berlangganan perlindungan hak cipta secara online, anti-pembajakan perlindungan dan pelayanan pemberitahuan pelanggaran hak cipta dan pelanggaran hak cipta situs.



Reference




 

Kamis, 29 Mei 2014

Contoh penggunaan For Do pada Pascal

0 komentar
Perulangan ini merupakan perintah untuk dengan menentukan jumlah perulangan yang dilakukan sebanyak nilai inisialisasi variabel penunjuk perulangan dengan nilai akhir yang di deklarasikan. Berikut contoh penggunaan for do pada pascal beserta hasilnya.

Contoh penginputan dengan 1 integer :


Contoh penginputan dengan 2 integer :


Makalah Tentang Operasi String

0 komentar
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah tentang penyakit yang berpengaruh terhadap kehamilan dan persalinan
Dalam penulisan makalah ini penulis tidak lepas dari berbagai kesulitan dan kekurangan. Namun semua itu dapat diatasi dengan bantuan dari berbagai pihak yang membantu untuk menyelesaikan makalah ini.
Terima kasih yang setulusnya penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca untuk penulis. Semoga makalah ini bermanfaat untuk pembaca pada umumnya dan untuk penulis pada khususnya.
                                             
                                                                                                  
Baubau, 23 Desember 2013

DAFTAR  ISI

KATA PENGANTAR                                                                                   i
DAFTAR ISI                                                                                                  ii
BAB  I     PENDAHULUAN                                                                                   
A.     Latar Belakang                                                                                   1
B.     Rumusan Maslah                                                                                 1
C.     Tujuan                                                                                                 1
BAB  II    PEMBAHASAN                                                                         
A.    Operasi String                                                                                     2
B.     Procedure Standart pada String                                                          4
C.     Fungsi Standar pada Operasi String                                                   8
BAB III PROGRAM
A.    Operasi Relasioanal Pada String
B.     Fungsi dan Prosedur Manipulasi String

BAB  IV    PENUTUP
A.    Kesimpulan                                                                                        
B.     Saran                                                                                                  
DAFTAR  PUSTAKA                                                                                 



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

String adalah untaian karekter dengan panjang tertentu, yang merupakan susunan dari elemen-elemaen tipe karakter karena sering dipakai dalam pemrograman, maka string termasuk dalam tipe dasar. Operasi yang digunakan yaitu operasi pernyambungan dan operasi perbandingan. Suatu String dalam Bahasa Pascal dapat dioperasikan dengan berbagai macam tujuan. Pascal juga menyediakan berbagai prosedur standar dan fungsi standar untuk operasi string. Pendeklarasian string ada 2 cara : cara pertama dengan menentukan nilai maksimum string dan jumlah karakter maksimum yang menyusun string dan kedua tanpa menentukan panjang maksimum string, dengan demikian panjang maksimum akan dianggap 255.

B.     Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1.        Penjelasan yang mengenai tentang konsep string.
2.        Cara menggunakan pemakaian procedure dan fungsi standar.
3.        Pembuatan program dengan menggunakan manipulasi string.

 

C.    Tujuan   

Adapun tujuan disusunnya makalah ini adalah sebagai berikut:
1.        Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai konsep string.
2.        Mahasiswa dapat menggunakan pemakaian procedure dan fungsi standard.
3.        Mahasiswa dapat membuat contoh program dengan menggunakan manipulasi string.

BAB II

PEMBAHASAN


A.      Operasi String


String adalah untaian karekter dengan panjang tertentu. Merupakan susunan dari elemen-elemaen tipe karakter. Karena sering dipakai dalam pemrograman, maka string termasuk dalam tipe dasar. Semua konstanta string harus diapit tanda petik tunggal. Misal : ‘Matematika’
Operasi yang digunakan:
a.         Operasi Penyambungan
Operasi : “+”
Contoh : ‘aaa’ + ‘_bbb’ = ‘aaa bbb’
b.        Operasi Perbandingan
Operatornya :
< (lebih kecil) ≤ (lebih kecil sama dengan) > (lebih besar)
≥ (lebih besar samadengan)
≠ (tidak sama dengan)

Suatu String dalam Bahasa Pascal dapat dioperasikan dengan berbagai macam tujuan. Pascal menyediakan berbagai prosedur standar dan fungsi standar untuk operasi string.
Prosedur Standar                                                        Fungsi Standar
  1. DELETE                                                         1. CONCAT
  2. INSERT                                                          2. COPY
  3. STR                                                                 3. POS
  4. VAL                                                                4. LENGTH

Dalam Operasinya String hanya mempunyai sebuah operator, yaitu operator ‘+’. Bila operator ini digunakan untuk dua buah elemen string, maka akan menjadi penggabungan dua buah string menjadi satu.

Panjang Maksimal suatu string yang diijinkan oleh Pascal adalah 255 karakter.

            Const
               Jenis = ‘Bahasa’;
               Nama = ‘Turbo Pascal’;
            Var
               Sifat : String[10];
               Kalimat : String [80];
            Begin
               Sifat := ‘terstruktur’;
               Kalimat := Jenis+’  ‘+Nama+’  ‘+’merupakan’+Jenis+’  ‘+Sifat;
               WriteLn(Kalimat);
            End.

            à Bahasa Turbo Pascal merupakan Bahas terstrukur

            Variabel bertipe string yang akan digunakan dalam program harus di deklarasikan terlebih dahulu, pendeklarasian string sebagai berikut :
Var
            Namavar   : string[konstanta];
Atau
Var
            Namavar   : string;


          Namavar adalah nama variable dan konstanta harus bertipe ordinal dengan nilai minimum 1 dan maksimum 255. Pendeklarasian string ada 2 cara : cara pertama dengan menentukan nilai maksimum string dan jumlah karakter maksimum yang menyusun string dan kedua tanpa menentukan panjang maksimum string, dengan demikian panjang maksimum akan dianggap 255.


Seperti contoh :
Var
            Nama  : string [30];
            Inisial  : string [3];
            Pesan  : string;

Operator relasional yang dapat dikenalkan pada string :

Operator
Keterangan
=
Sama dengan
< 
Lebih kecil
> 
Lebih besar
<=
Lebih kecil sama dengan
>=
Lebih besar sama dengan
<> 
Tidak sama dengan

              String dapat dianggap sebagai sebuah array karakter. Karena itu setiap elemen string dapat diakses dengan mengatahui indeksnya yang menyatakan urutan karakter dalam sebuah string.

B.       Procedure Standart pada String


1.        DELETE (Procedure)
ð      menghapus substring dari suatu string, dimulai dari posisi i, sebanyak n à String
BU :

      DELETE ( string, i, n)

Cat.   Jika jumlah I lebih besar dari jumlah karakter dalam string, maka tidak ada karakter yang terhapus

VAR   s,h : string;
BEGIN
s := ‘ABCDEF’;
h := delete(s,2,3);
WriteLn(‘String pertama =  ’, s);
WriteLn(‘String akhir =   ‘, h);
 END.

à  String pertama = ABCDEF
String kedua =  AEF

2.             INSERT       
       ð    insert (menyisipkan) substring (string1) dalam suatu string (string2),
                       pada posisi I à String
BU :


                            INSERT (string1, string2, i)


            VAR   r,s : string[24];
BEGIN
s := ‘UNIVERSITAS DARMA’;
 r := insert(‘GUNA’,s,7);                                    
writeLn(‘Hasil r adalah  ‘, r);
END.

à  Hasil r adalah  UNIVERSITAS GUNADARMA

Cat.  Apabila hasil penyisipan menjadi String yang panjangnya lebih dari 255 karakter, maka yang dianggap signifikan hanya sampai 255 karakter saja.
3.        STR
 ð     mengubah bentuk numerik (x) menjadi nilai string (s)
BU :

                                    STR (x [ : n [ :m ] ], string)

Nilai  ‘n’ menunjukkan format panjang dari nilai utuh dan nilai ‘m’ menunjukkan format panjang desimal (nilai dibelakang koma)

VAR    N1,N2            : integer;
             S1,S2  : string;
BEGIN
                 N1 := 1234;  N2 := 567;
     Writeln (N1+N2);                                                 
     Str (N1:4,S1); 
     Str (N2:4,S2);
     Writeln(S1+S2);                                                    
END.                                                  

                                    1 spasi


                  à        1801
                              1234  567       


4.        VAL
ð     mengubah nilai suatu argumen string menjadi nilai numerik
BU :
  Val(Var_string_angka,Var_nilai,kode)

                                                                        posisi salah


Cat.     Var_string_angka berisi data string yang berupa angka
Var_nilai berisi data hasil konversi.
Jika terjadi kesalahan data maka akan posisi kesalahan disimpan pada kode
           

VAR  N1, N2                        : Real;
S1, S2              : String[6];
            Salah1,salah2  : Integer;
BEGIN
            S1 := ‘123.45’
            S2 := ‘765.A3’
            Val (S1, N1, salah);


Nilai String1 = 123.45  
Nilai String2 = 765.A3
Nilai Real1   = 1.2345000000E+02
Nilai Real2   = 7.6500000000E+02
Posisi Salah N1 = 0
Posisi Salah N2 = 5
 
            Val (S2, N2, salah);

            WriteLn(‘Nilai String1 = ‘ , S1);
WriteLn(‘Nilai String2 = ‘, S2);
            WriteLn(‘Nilai Real1   =’, N1);
            WriteLn(‘Nilai Real2   =’, N2);
            WriteLn(‘Posisi Salah N1 = ‘, salah1);
            WriteLn(‘Posisi Salah N2 = ‘, salah2);
END.

 


C.      Fungsi Standar pada Operasi String


1.        CONCAT
ð      menggabungkan dua string secara berurut
BU :

       ConCat(S1,S2[,S3,…, Sn])


Cat.   Fungsi standar ini mempunyai operasi yang sama dengan operator string ‘+’, yaitu merangkai beberapa nilai string.


VAR
S1, S2 : string[3] ;
S3        : string[6];
BEGIN
            S1 := ‘ABC’;    S2 := ’XYZ’;
S3 := CONCAT(S1,S2);
Write (‘Nilai S3 = ‘, S3);                                                        
            END.

                  à        Nilai S3 = ‘ABCXYZ’                 

2.        COPY           
ð      mengambil bagian string (substring) dari suatu string, dimulai dari posisi i,  
          sebanyak n à String

BU :  

COPY (String, i, n )



VAR
                        s,r : string;
BEGIN
            s := ‘ABCDEF’;

à        Nilai r adalah  BCD

 
            r := copy (s,2,3);

WriteLn (‘Nilai r adalah  ‘, r);
END.

           
3.        POS             
ð         Mencari posisi letak dari suatu substring yang ada dalam suatu string à Interger

BU :

  POS (subString, string)

Cat :  Jika SubString yang dicari terdiri dari beberapa karakter, maka dalam pencariannya akan  mencari deretan karakter yang sesuai.

VAR
K1, K2, K3, K4          : string[4];
            S                                  : String[20];
BEGIN
                 S := ‘ABCDEFGHIJKLMNOPQRST’;
                 K1 := ‘ FGH’;
     K2 := ‘H’;
     K3 := ‘JUGA’;
     K4 := ‘PQRS’;
     WriteLn(K1, ‘ di posisi  ‘,POS(K1,S);                             
     WriteLn(K2, ‘ di posisi  ‘,POS(K2,S);                             
     WriteLn(K3, ‘ di posisi  ‘,POS(K3,S);                             
     WriteLn(K4, ‘ di posisi  ‘,POS(K4,S);                             
            END.

                        à        FGH di posisi 6
H diposisi 6
JUGA diposisi 0
PQRS diposisi 16

4.        LENGTH
ð         memberikan nilai panjang atau jumlah karakter dari suatu string à integer

VAR      
s : string[20];
i  : word;
BEGIN
s := ‘program pascal’;
i := LENGTH(s);
            WriteLn(‘Panjang string : ’, ‘‘‘‘,s, ‘‘‘‘ ,‘  adalah  ‘, I, ‘  karakter’);                            
END.
            à     Panjang string “program pascal” adalah  14 karakter   




BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan

Suatu String dalam Bahasa Pascal dapat dioperasikan dengan berbagai macam tujuan. Pascal menyediakan berbagai prosedur standar dan fungsi standar untuk operasi string.
Prosedur Standar                                                        Fungsi Standar
  1. DELETE                                                         1. CONCAT
  2. INSERT                                                          2. COPY
  3. STR                                                                 3. POS
  4. VAL                                                                4. LENGTH

Dalam Operasinya String hanya mempunyai sebuah operator, yaitu operator ‘+’. Bila operator ini digunakan untuk dua buah elemen string, maka akan menjadi penggabungan dua buah string menjadi satu. String dapat dianggap sebagai sebuah array karakter. Karena itu setiap elemen string dapat diakses dengan mengatahui indeksnya yang menyatakan urutan karakter dalam sebuah string.


B.       Saran

Dalam pertemuan ini akan mempelajari tentang Definisi String, Deklarasi String, Procedure Standard pada Operasi String dan Fungsi Standar pada Operasi String. Manipulasi string ini berguna untuk  mengikuti perkuliahan berikutnya tentang Struktur Kontrol Repeat-until dan while-do





DAFTAR PUSTAKA

1.        Anonim, “Algoritma & Pemrograman II”, Penerbit Gunadarma, Jakarta, 1990
2.        Bryon, Goffried, “Programming with PASCAL”, Schaum Series, New York, 1986
3.        Prather, Ronald E., “Problem Solving Principle : Programming with Pascal”, Prentice Hall, New Jersey, 1982
4.        Dumairy, Matematika Terapan untuk Bisnis & Ekonomi Press (BPFE Yogyakarta)
5.        Yogianto H.M, Turbo Pascal 5.0 Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
6.        Ediman Lukito, Belajar Sendiri Pemrograman dengan Turbo Pascal 7.0
7.        Ir. P. Insap Santosa, Turbo Pascal versi 5.0 dan 5.5, Elexmedia Komputindo


Social Icons

Sample Text

Featured Posts

 

FB FLy

Jempolnya, Like This !!!

FB Fly

Jempolnya, Like This !!!

Kursor

Animated Purple Gitter Skull